Breaking News

Kenalan Lewat Aplikasi Goyang Di Line,Gadis Belia iNi Kena Goyang 3 Kali Oleh Pemuda Yang Dia Kenal


Cewek cantik kelas I Sekolah Menengah Pertama, Bunga (13), bukan nama sesungguhnya, ini bisa dikatakan terjebak dalam perangkap seorang pemuda berinisial MM (28).

Kisah cinta terlarang yang terjalin oleh keduanya berawal dari perkenalan tak sengaja dari aplikasi chat Line. Dengan fitur ‘shake’ (goyangkan ponsel untuk menemukan jodoh), keduanya kemudian berkenalan dan akrab bercengkrama melalui dunia maya. Menilai ada kecocokan, keduanya kemudian sepakat untuk ‘kopi darat’.

Seringnya bertemu membuat keduanya lupa daratan, tak lama usai berkenalan keduanya kemudian sepakat untuk berpacaran. Ibarat pepatah ‘dari mata turun ke hati’, keduanya lupa diri dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri sebanyak tiga kali.

Kecurigaan muncul dari keluarga Bunga. Orangtuanya mencurigai bentuk tubuh Bunga yang kian lama tampak seperti wanita dewasa yang telah menikah. Bunga kemudian diinterogasi.

Meski awalnya tak mengaku, bunga akhirnya mengatakan bahwa dirinya sudah tak suci lagi lantaran telah ditiduri kekasih yang dikenalnya dari Line berkali-kali.

Lanratan tak terima anaknya sudah tak ‘bermahkota’ lagi, orangtua Bunga kemudian melaporkan MM ke Polsekta Sukarami, Palembang.

Berdasar laporan tersebut, polisi langsung bergerak cepat. Tak memakan waktu lama, pelaku kemudian diringkus dari kediamannya, di Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah tiga kali menindih Bunga di rumah korban sendiri saat sedang sepi. Hubungan terlarang itu terakhir kali dilakukan keduanya pada Selasa (9/1) sekira pukul 20.00 WIB. “Kami melakukan itu karena suka sama suka,” kilahnya. Buruh bangunan itu juga mengaku bahwa aksi bejatnya tersebut dilakukan berawal saat ia berkenalan dengan Bunga sekitar dua minggu lalu melalui aplikasi chat berbasis online.

“Habis kenalan saya langsung ke rumah Bunga, pas dirumahnya sedang sepi, saat itulah kami berhubungan seperti suami istri,” jelasnya dikutip pencuriviral.com dari laman tribratanews Palembang, senin(22/1).

“Tersangka akan dikenakan Pasal 81 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman lima tahun penjara,” jelas Kapolsekta Sukarami, Kompol Khalid Zulkarnaen didampingi Kanit Reskrim Ipda Marwan.