ARTIKEL TERBARU

Usai Berhubungan iNtim Dengan Sahabat iStri,Wanita iNi 24 Tahun iNi Di Bunuh Dan Jasadnya Di Cor Di Bak Mandi



KENDAL- Polres Kendal berhasil menguak kronologi tewasnya Fitria Anggraeni (24), warga Desa Margosari, Limbangan, Kabupaten Kendal.

Fitri ditemukan tak bernyawa dalam bak mandi yang telah dicor semen di sebuah rumah daerah Desa Puguh, Boja, Kendal, Jawa Tengah, Jumat (23/2/2018).

Dari proses penyelidikan, didapatkan dugaan bahwa Fitri sudah meninggal enam hari sebelum disembunyikan di sana.

Pelaku tak lain adalah pemilik rumah tersebut, Didik (28).

Kasatreskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar menambahkan bahwa tersangka menjemput korban pada Jumat (16/2/2018) kemarin.

Kala itu, pelaku mengajak korban untuk menjenguk istrinya yang sedang sakit.

Diketahui Didik dan Fitri memang memiliki hubungan terlarang.

Terlebih lagi, pelaku berselingkuh dengan teman dekat istrinya sendiri.

"Istri tersangka merupakan teman dekat korban. Hal itu dimanfaatkan untuk menjalin hubungan terlarang itu," ujarnya dilansir dari Tribun Jateng, Senin (26/2/ 2018).

Setelah menjenguk istri korban, mereka menuju ke rumah pelaku yang berada di Desa Puguh.

Sebelum insiden mengerikan itu terjadi, keduanya masih sempat melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri di rumah pelaku.

"Setelah itu, si korban ke belakang rumah guna mencuci baju. Saat itu lah tersangka menghampiri korban untuk menagih hutang," jelasnya.

Kesal karena hutangnya ditagih, Fitri pun marah dan mengeluarkan sumpah serapah pada pelaku.

Tak terima, Didik langsung tersulut emosi.

Dirinya pun mendorong korban hingga terjatuh.

Bukannya merasa bersalah, kelakuan Didik malah semakin membati buta.

Pelaku terus mencekik Fitri seakan tidak ada seorang pun yang menghalangi aksi kejinya.

Akhirnya, Fitri kehabisan nafas dan tewas di tangan selingkuhannya sendiri.

"Merasa Panik melihat korban tak bernyawa dan sekujur tubuhnya membiru, tersangka langsung mengangkat dan memasukkan tubuh korban kedalam bak mandi," ujarnya.

Untuk menyembunyikan jasad korban, Didik kemudian pergi membeli semen satu sak.

Dirinya berniat untuk mengecor jasad Fitri yang berada di dalam bak mandi.

Sebelum dicor, tubuh korban ditimbun pasir terlebih dahulu.

"Tersangka melakukan pengecoran dua kali, setelah itu tersangka menjemput pulang istrinya yang sedang sakit kembali ke rumah," ujarnya.

Didik pun langsung bersikap seperti biasa seolah tak terjadi apa-apa dihadapan istrinya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, penemuan mayat ini berawal saat polisi menangkap pelaku karena aksi begalnya di Desa Tampingan, Jumat (23/2/2018) pagi.

Kepada polisi, pembegal itu mengaku menyembunyikan jenazah seorang wanita di rumahnya.

"Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut yang akhirnya tersangka juga mengaku telah melakukan pembunuhanterhadap seorang wanita dan dikubur di dalam bak kemudian dicor dengan semen," ujar Kasatreskrim Polres Kendal AKP Aris Munandar.

Tidak ada komentar