ARTIKEL TERBARU

Lakukan Masturbasi Berlebihan, Ini 3 Efek yang Bisa Terjadi



INDOZONE.ID - Beberapa pria ada yang senang melakukan masturbasi. Biasanya masturbasi dilakukan ketika ada rangsangan seksual dari visual, sentuhan, khayalan, atau gairah yang meningkat. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat masturbasi dilakukan.


Salah satunya adalah frekuensi masturbasi. Memang tidak ada patokan khusus berapa kali masturbasi harus dilakukan. Tapi jika dilakukan berlebihan, tentunya bisa berdampak negatif. Entah itu secara fisik maupun psikis.

Berikut dampak negatif dari melakukan masturbasi secara berlebihan:

1. Cedera

Lakukan Masturbasi Berlebihan, Ini 3 Efek yang Bisa Terjadi

Terlalu sering masturbasi terutama jika rangsangan dilakukan terlalu kuat maka dapat menyebabkan iritasi pada kulit Mr P. Bahkan bisa mengakibatkan cedera serius seperti fraktur atau patah pada batang Mr P. Selain itu, terlalu sering masturbasi juga dapat menyebabkan pria lama kelamaan “kebal” dan kurang puas terhadap rangsangan seksual yang sesungguhnya.


"Hal ini karena berkurangnya sensitivitas terhadap sentuhan dari orang lain dan justru menjadi lebih akrab dengan sentuhan dari diri sendiri," ujar seksolog dr Haekal Anshari, M. Biomed (AAM) saat dihubungi Indozone melalui pesan singkat, Jumat (19/6/2020).

2. Kecanduan

Lakukan Masturbasi Berlebihan, Ini 3 Efek yang Bisa Terjadi

Selanjutnya masturbasi bisa menyebabkan kecanduan tapi frekuensinya pada setiap orang berbeda-beda. Sebagian pria melakukan masturbasi sebanyak tiga kali dalam sehari mungkin masih bisa produktif untuk melakukan aktivitas yang lain. Namun ada pria lain yang justru merasa sebaliknya.

"Apabila tidak mampu menyeimbangkan antara hasrat seksual dan kebutuhan pribadi, masturbasi yang terlalu sering dapat membawa dampak negatif pada pekerjaan, harga diri, hubungan dengan pasangan, keuangan, hingga hubungan sosial," ujar dr Haekal.

3. Kurang Percaya Diri

Lakukan Masturbasi Berlebihan, Ini 3 Efek yang Bisa Terjadi

Pandangan negatif serta mitos-mitos yang menyesatkan soal masturbasi akan berdampak secara psikologis. Terlebih jika dibenturkan dengan nilai-nilai agama, moral, dan budaya. Hal ini bisa menjadikan seseorang merasa malu dan bersalah setelah setiap selesai melakukan masturbasi.

"Dalam jangka panjang hal ini dapat memicu rasa tidak percaya diri dan bersalah setiap melakukan aktivitas masturbasi," pungkas dr Haekal.

SUMBER : INDOZONE.ID


Daftar Agen Poker, Agen Judi Online Terpercaya ituDewa

ituDewa, situs Betting Online terpercaya se-Asia, kami menyediakan berbagai macam permainan judi online untuk member-member kami.

ituDewa menyediakan layanan Customer Service 24 jam yang siap melayani member dengan profesional, ramah dan sopan kami siap secara non-stop membantu menangani segala permasalahan member dengan cepat, tepat, dan terbaik

Tidak ada komentar