ARTIKEL TERBARU

Waspada, Ini 3 Kondisi OTG yang Berpotensi Menularkan Virus Corona


INDOZONE.ID - Pernyataan Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis World Health Organization (WHO) Maria Van Kerkhove tentang orang tanpa gejala (OTG) yang belum tentu menyebarkan Covid-19 sempat menuai kritik. Sebab ada bukti yang menunjukkan jika virus corona baru atau SARS-CoV-2 dapat menular melalui kontak langsung dari orang ke orang bahkan jika tidak menunjukkan gejala (asimptomatik).


Menurut akademisi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dr. Tonang Dwi Ardyanto,SpPk., Phd, ada 3 kemungkinan kondisi yang bisa terjadi pada OTG apabila terinfeksi Covid-19. Pertama, terinfeksi dan benar-benar tidak timbul gejala alias murni asimptomatik.

Kedua, terinfeksi dan timbul gejala tapi sangat ringan sehingga terkadang tidak dirasakan. Ketiga, terinfeksi dan pada fase awal tidak ada gejala tapi kemudian timbul gejala alias pre-simptomatik.


“Kondisi yang sudah banyak dibahas adalah yang ketiga. Banyak laporan yang mengatakan masa penularan virus dari OTG adalah sejak 2-3 hari setelah timbul gejala,” kata dr Tonang.

OTG

Lebih lanjut dirinya mengatakan, rata-rata gejala mulai timbul pada hari ke 5-6 sejak tubuh terinfeksi virus. Di waktu yang hampir bersamaan, virus juga mencapai jumlah tertingginya dan setelah itu menurun. Saat-saat menjelang dan puncak jumlah virus diduga sebagai masa paling menular.


“Jadi masa pre-simptomatik justru berisiko penularan. Prosesnya melalui droplet maupun cairan tubuh,” ucap dr Tonang.

Bukan hal yang mudah untuk menentukan apakah seseorang yang terinfeksi Covid-19 benar-benar tanpa gejala atau sebenarnya memiliki gejala tapi ringan.


“Saya termasuk yang berpendapat, yang ada adalah kelompok gejala sangat ringan, bukan benar-benar tanpa gejala. Begitu ringannya, sehingga seolah tidak terasakan,” ujar dr Tonang.

Pendapat itu senada dengan penjelasan dari WHO yang mengatakan banyak orang yang semula dianggap tanpa gejala tapi ternyata di kemudian hari menunjukkan gejala. Selain itu, belum diketahui secara pasti frekuensi penularan dari OTG ke orang lain. Oleh karenanya, OTG diharuskan melakukan isolasi selama 10 hari sejak dinyatakan positif. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak lagi berpotensi penularan.

“Pernyataan WHO yang mengatakan potensi penularan OTG sangat jarang menunjuk pada kelompok yang benar-benar tanpa gejala,” pungkas dr Tonang.


SUMBER : INDOZONE.ID



Daftar Agen Poker, Agen Judi Online Terpercaya ituDewa

ituDewa, situs Betting Online terpercaya se-Asia, kami menyediakan berbagai macam permainan judi online untuk member-member kami.

ituDewa menyediakan layanan Customer Service 24 jam yang siap melayani member dengan profesional, ramah dan sopan kami siap secara non-stop membantu menangani segala permasalahan member dengan cepat, tepat, dan terbaik

Tidak ada komentar