ARTIKEL TERBARU

Malam Pembalasan


Suatu hari, pria tua ini mengadakan sebuah pesta makan malam. Para tamu hadir dan diberi tempat duduk di ruang makannya, para pelayan yang melihat itu memutuskan bahwa inilah waktu yang tepat untuk melancarkan pembalasan mereka. Mereka menambahkan obat ilegal –LSD yang dapat menyebabkan orang-orang berhalusinasi, ke dalam makanan yang mereka sajikan untuk majikan dan para tamunya.

Kemudian para pelayan meninggalkan ruangan, dan diam-diam mengunci pintu ruang makan. Mereka beristirahat di dapur sambil menunggu hasil dari rencana mereka. Setelah 15 menit berlalu, mereka mulai mendengar suara-suara kemarahan dan piring-piring yang pecah. Mendengar itu mereka tertawa puas. Namun tak lama menyusul teriakan-teriakan yang kasar dan beberapa jeritan yang mencekam, para pelayan itu mulai khawatir.

Setelah kericuhan itu reda, koki dan para pekerja yang lain membuka pintu ruang makan itu dan ketakutan melihat pemandangan mengerikan yang mereka temukan di dalamnya. Dinding dan langit-langitnya berlumuran darah. Di lantainya tergeletak tubuh-tubuh yang lunglai dan beberapa bagian organ tubuh mereka –mata, tangan, organ dalam, kepala yang terlepas. Wajah para tamu diselimuti dengan rasa bengis serta ngeri.

Semua satu per satu para tamu di ruang makan itu, termasuk pria tua majikan mereka, telah berakhir dengan tragis dan kejam. Menggila karena obat-obatan halusinasi itu, para tamu saling membunuh satu sama lain dengan cara yang tak pernah terbayangkan.




Tidak ada komentar